Senin, 14 Desember 2015

Jangan Takut, Sayang

Jangan takut, sayang.. dunia mungkin berubah tapi kita tidak.
Kadang kau harus membuat pilihan, kadang pilihan yang membuatmu.
Mungkin sekarang kau menyesal tapi aku yakin kerja keras tidak pernah mengkhianati, Tuhan tidak pernah salah menuliskan skenarionya.

Sayang, aku senang sekali melihatmu memakai kemeja putih itu.
Begitu gagah dan selalu berhasil menjadi Cinbroku yang kuat.
Jangan takut sayang, teman-temanmu di luar sana juga harus melewati kerikil yang sama hanya saja kau tak tahu.
Bahkan mereka yang bekerja di kapal pesiar tak bisa merasakan hangatnya kasur dirumah seusai mereka bekerja.
Percayalah, setiap orang punya bebannya sendiri.

Anggap ini adalah sebuah tangga yang harus kau lewati dengan merangkak sekalipun, ketika orang lain dapat melewatinya menggunakan lift.
Tapi point pentingnya adalah entah itu memakai lift ataupun dengan tangga, kita harus tetap sampai di tujuan.
Selagi kita ditempa dunia, kau dan aku harus berusaha sekuat tenaga.
Kau harus bisa melewati 3 bulan ini.
melelahkan memang..
Sampai nanti saatnya kita bisa membuat rencana-rencana kita menjadi nyata.

Kamis, 12 November 2015

Tentang Menggurui Orang yang Lebih Hebat

Seringkali rasa sayang kita disalahartikan atau justru kita yang salah mengekspresikan.
Yang aku tau adalah kami tidak pernah ingin saling menyakiti.
Aku hanya mencoba meyakinkanmu bahwa "kamu bisa lebih dari itu, kamu jauh lebih hebat daripada yang kamu kira, Say"
Mau tidak mau suatu saat nanti kita akan dipaksa keluar dari zona nyaman.

Dulu jarak rumah ke sekolahku hanya 5 menit sekarang aku harus berangkat setiap pagi bolak balik Gianyar - Bukit - Gianyar bersama pengemudi-pengemudi lainnya yang diburu waktu tanpa memperhatikan keselamatan orang lain.
Belum lagi kontruksi jalan dimana-mana yang membuat tanganku lemas karena harus selalu sigap menanggapi apapun yang ada di depan.
Dulu saat SMA aku bisa diam saja dalam diskusi tetapi ketika kuliah aku dipaksa untuk berbicara aktif di kelas. Untuk orang seperti aku sangat sulit rasanya. Bahkan untuk bertanya dalam kelas sampai sekarang aku masih takut. Tapi aku harus.

Oke, mungkin itu tidak sebanding dengan pekerjaanmu yang berat itu.
Aku cuma si lemah yang merasa hebat karena melakukan hal-hal sepele seperti tadi.
Tapi paling tidak aku sudah berusaha.

Sayang, aku tidak pernah berusaha menjatuhkanmu.
Ketika ada tekanan yang keras dari orang sekitarmu, sel-sel dalam otakmu juga bekerja lebih keras untuk mendorongmu melakukan sesuatu yang kau pikir kau tak akan bisa melakukannya.

Dan itulah yang aku berusaha lakukan tadi.
Sayangnya kau menanggapinya dengan ketus seolah-olah aku seperti orang yang mengajari ikan caranya berenang.
Sakit sekali rasanya ketika niat baik diartikan seperti ancaman dari seorang musuh.
Semoga kau tidak marah saat membaca ini.
aku hanya ingin kau tahu bahwa semua ejekanmu, semua kata-katamu yang membuatku marah tanpa kau sadari telah membantuku menjadi lebih baik.
Membantuku memungkinkan sesuatu yang dulu aku pikir aku tidak sanggup.

Selamat tanggal 12 Cinbroku, aku sayang kamu.

Senin, 26 Oktober 2015

Laki-laki bernama Teguh Kayika

Teguh Kayika,
lelaki yang kerap kali membuat aku terjaga demi menunggunya pulang.
laki-laki yang menghabiskan sebagian besar waktu untuk hidup dari persepsi teman-temannya tentang bagaimana 'laki-laki' yang sebenarnya.

Teguh Kayika,
lelaki yang tak pernah aku panggil dengan nama aslinya sejak pertama kali kami bertemu.
yang selalu membiarkan aku menggerutu sampai aku membaik dengan sendirinya.
Bahkan aku sering memintanya untuk merayuku sedikit saja.

Teguh Kayika,
lelaki yang lebih sering mengejek daripada memujiku,
lebih sering memberitahuku apa yang harus kulihat daripada apa yang ingin aku lihat.
kadang aku kesal dengan sifatmu, but yet I stayed. yet I don't leave.


Dan masih tetap Teguh Kayika,
lelaki yang bersikeras membohongiku bahwa ia sudah dirumah agar aku bisa tidur dan tidak menunggunya pulang.
tapi aku juga cukup keras untuk tetap menunggu kabarnya.
Aku ingin disetiap kantuk dan lelahnya ada aku yang merasakan hal yang sama.
sesederhana itu.
Maaf jika menganggu.

Senin, 07 September 2015

Aku Benci Diriku Sendiri

Hari ini gagal segagal-gagalnya.
Kalau boleh sedikit jujur, ada hati yang patah setiap kali kau mengejek fisikku walaupun aku tahu kau tak bermaksud begitu.
Ada sebagian kecil dari diriku yang ingin memberontak kalau saja hal-hal yang bersifat fisik itu bisa dirubah.
Bukan, AKU BUKAN MEMBENCIMU.
Aku justru membenci diriku sendiri.
Aku benci harus memakai behel yang membuat gusiku berdarah bertahun-tahun dan rasanya sakit sekali.
Tapi aku bertahan karena aku masih berharap dapat tersenyum dengan lebih baik saat kita berfoto bersama.
Aku malu ketika harus memakai kaca mata sementara pacar teman-temanmu bisa cantik dengan soft lense, sehingga didepan orang-orang terdekatmu aku sering kali memaksakan mataku terlihat normal.
Aku juga merasa tidak bisa mengimbangimu dengan kulit hitamku. Aku tak bisa seperti gadis-gadis yang selalu kau bilang cantik itu.

Sayang, aku sangat menyayangimu dan semoga suatu saat nanti aku bisa menjadi gadis yang bisa kau banggakan. Terimakasih telah membalas cintaku dengan segala manusianya aku.

Dibuat dari pikiran liar tengah malam
sembari menunggu Bulgozo pulang.

Minggu, 05 Juli 2015

Postingan Bahasa Inggris pertama :p

Yesterday was the 4th of July The National Day of US, but I'm not gonna talk bout it anyway. Well, last night we're going to the theater to watch Jurassic World bcs I've been waiting for it since a month ago. But as he always win the argument, the decision goes to Terminator: Genisys. To be honest I never get excited with that kind of movie, I prefer to choose horror or bullshit romance. But sitting for 2 hours on the theater force me to understand the story and intentionally get caught with the movie. It was terrifying when robot start to rule the world bcs they are too genius. I got my self squeezing his hand bcs I am too involved emotionally with the plot. On the way home I remember he said that people can't be smarter than God. They can make robot that closely to human but they would never replace the human's heart.
We both taken along the conversation till the moon dazzle our eyes. The moon was soooo big. yellow and amazingly the most gorgeous full moon I've ever seen directly. Spontaneously we go to the beach but unfortunately we never have a picture of it since the night take it off. The beautiful moon gone too soon, we lost the big yellow moon replace with the small white one.
Do we regret it? Nope. 2 years ago this beach was our favorite place. But since our parents give the green light for our relationship we never been here for so long. We sit and stare of how much we miss this place like calling back the memories and feeling the nostalgic atmosphere around us. Ed Sheeran's song, All of the Stars start to play in my mind and I can clearly see the light of the moon form the fake way on the sea. Surprisingly there a fireworks. No, I'm not kidding or try manipulate this story to be like a fairy tale. But I can't deny my self that it was perfect. Idk where the fireworks come, it may from a far place but bcs it burst on the sky so we can see it. It's like the universe has conspire to make it become our night :')
I ask him what his greatest dream, then he said "paying the people, not get payed by them". The answer make me can't stop thinking about "how 'man' was born to become achiever". What about mine ? what is my biggest dream? I'll say "living with you and our childrens in the small house where we can grow old together like on the Up movie would be the perfect life I would never stop ask for" :)
Instead of every fucking things in this life, The cross of our path is a part of God's plan. Hope that will always there a time for us to stare at the moon and to be grateful for what happened in our life. Astungkara.
sumber : mbah gugel. kurang lebih gitulah bulannya huehehe

Jumat, 19 Juni 2015

Perkara Berkabar

Aku menulis ini dalam keadaan mata sembab.
Entah sudah berapa malam yang kuhabiskan untuk mendoakanmu agar kau tiba di rumah dengan selamat.
Bukan.. ini bukan perkara berapa malam.
Ini tentang ia yang hilang membawa kekhawatiran,
Lalu datang dan kusambut dengan "aku senang kau sudah pulang"
Aku ingat dulu aku pernah menunggumu hingga pukul 04.00 pagi. Menangis. Berdoa. Hingga lelap.
Esoknya terbangun karena mimpi buruk dan menyadari masih tak ada kabar darimu.
Kau mungkin bilang "aku ini bukan tawananmu yang harus mengabarimu setiap menit, ibuku saja tidak begitu"
Kau juga bilang "aku ini terlalu berlebihan"


Sayang,
Untuk setiap BBM-ku yang kau abaikan
Untuk setiap teleponku yang kau "reject"
Aku tak pernah marah, aku hanya perlu tahu bahwa kau baik-baik saja dan aku akam berhenti mengganggumu :)

Kau tau?
Mungkin pertanyaan "kamu sudah sampai rumah?" dariku akan menjadi gangguan termanis yang pernah kau dapat.
Aku mengabarimu bukan karena keharusan, aku melakukannya karena merasa kau bagian dariku yang selalu aku ajak kemanapun aku pergi.

Dari
Gadis cerewet yang selalu memenuhi chat BBM dan "panggilan tak terjawab-mu".

Senin, 08 Juni 2015

Kutipan Cinta Insidious Chapter: 3

Sore ini lagi niat nulis, biasanya cuma nulis kalo lagi sedih, yaa semacam pelarian.
Sekarang lagi keinget kata-kata di film Insidious: Chapter 3 kalo "jatuh cinta itu hanya menunda kesedihan". Kadang setiap lagi bahagia pernah mikir kalo suatu saat bahagia itu bakal berganti sedih. Agak serem juga sebenernya topik ini sihhh hiiiii
Sepulang dari nonton Insidious aku terlibat pembicaraan serius, well midnight conversation emang selalu berhasil buat kita jadi sejujur mungkin.
Kami membicarakan tentang seorang teman yang sedang sedih karena orang yang dia suka baru aja jadian sama orang lain. Kata Cinbro cinta itu bisa tumbuh gak selalu pada pandangan pertama tapi cinta itu bisa tumbuh ketika mereka butuh. Cowok itu hanya belum 'laper' atau yaaaa ... ngerasa belum butuh.
Jahat ya? Iyaa kadang kita mikir mereka jahat hanya karena gak mau menyadari sinyal-sinyal yang cewek berikan. tapi sebenarnya cowok itu sedang menegaskan batas agar ceweknya gak semakin jauh terbawa perasaan.
Inilah yang aku suka dari dia. Kadang kami membahas hal-hal yang bukan kami. Kami juga membahas sepak bola, kami membahas musik, dan yang paling sering kami membahas tentang bagaimana menjadi 'keren'. Absurd sekali memang, tapi bukankah itu menyenangkan :)

Ini ditulis setelah hujan, kamu tahu kan aku selalu suka bau tanah setelah hujan ?

Selasa, 05 Mei 2015

Baca yang Ini Belakangan Ya!

Aku selalu jatuh cinta pada kalimat-kalimat indah. Itulah kenapa aku senang sekali saat bisa membuat blog ini. Terlalu banyak hal indah yang lebih baik dituangkan dalam tulisan daripada menyatakannya secara lisan. Intinya aku ingin kelak saat usiaku tak muda lagi atau bahkan ketika jiwa tak lagi bersama raga, seseorang bisa membacanya dan mengetahui apa yang tak pernah aku ungkapakan dulu.
Sebenarnya hanya untuk 1 orang, seseorang yang tak pernah membaca isi blog ini karena terakhir kali ia membacanya ia sangat marah. Artikel-artikel sepak bola mungkin jauh lebih menarik daripada membaca tulisan sendu membosankan ini.
Tapi aku tak pernah berhenti berharap suatu saat nanti ia akan membacanya sambil tersenyum.
Oya aku masih mencari alasan kenapa aku mencintainya hingga sedalam ini? Mungkin karena bersamanya aku merasa benar-benar 'hidup' ? Entahlah. Yang aku tau setiap ia tak ada disampingku sebagian dari diriku mati.

Senin, 04 Mei 2015

yang Aku Tulis tapi Tak Pernah Kau Baca

Kau bilang kita ini sudah besar, sudah tak pantas lagi merengek-rengek minta bertemu.
Kau bilang kita ini bukan ababil lagi, jadi tak ada gunanya membuat 'status' saat kita bertengkar biar seluruh dunia tahu.
Kau juga bilang buat apa menelpon lama-lama jika kita bisa bertemu paling tidak sekali seminggu dan uang pulsa itu bisa kita tabung di tabungan bersama kita.
Aku tak menyangkal karena aku tahu itu benar. Aku ikuti alurmu agar kau  merasa senyaman mungkin untuk tetap tinggal.

Kata mereka semakin lama hubungan akan semakin tenang, pertengkaran semakin sedikit and I know it would works as how it supposed to be.
Tapi kadang aku masih saja ingin memintamu menemuiku setelah kau pulang kerja, aku masih ingin menelponmu berjam-jam layaknya pasangan kasmaran, dan aku masih ingin memberikanmu 'kode' dan berharap kau akan menyadarinya. Aku masih ingin menjadi ababil yang kalian sering bilang 'norak' :)
Menjalani hubungan serius seperti orang dewasa memang menyenangkan tapi aku tak mau kehilangan perasaan konyol layaknya cinta monyet.
Tapi ingat aku tidak bosan! mengeluh itu manusiawi kan ? And for those who feel the same way. Read this picture below and you'll understand why this is just another common stage in a mature relationship.

Jumat, 10 April 2015

Proud Being a 'Real' Dorks

Jujur, lebih dulu tau apwg daripada Pee Wee Gaskins hehe, jadi waktu itu kelas 1 SMA sempet diajakin beli baju apwg. Katanya sih PWG itu nyari masalah sama SID. Dia juga gak tau pastinya intinya demi solidaritas bla bla bla, untung gak ikut-ikutan bego waktu itu. Karena gak tau masalahnya jadi gak ikut beli tapi sempet kepikiran juga kalo band ini bener-bener mau nyari masalah.

Untung waktu itu sekelas sama temen yang suka lagu pwg, waktu itu pas album Ad Astra Per Aspera. Agak telat sih sebenarnya but better late than never kan hehehe dia yg jelasin kalo itu semua gak bener kalo iya mereka ada masalah kenapa juga video klip Sebuah Rahasia dibuatnya di Bali ? :)
Dan lagu Sebuah Rahasia juga yang buat gak bisa berhenti suka sama band ini sampek sekarang.
Lagunya itu sedih tapi gak cengeng. Setiap orang pernah patah hati kan dan lagu ini kaya pill penawar rasa sakit. Kaya dapet kekuatan setiap dengernya terutama di bagian "kalau bisa ku ulangi cerita, kita akan berada di tempat pertama kita berjumpa, tak akan ada ku disini dan mencari kau disana menunggu untuk ditemukan, untuk ditemukan"
Dan yang paling keren lirik lagu pwg itu kadang gak langsung bisa dimengerti, harus didengerin berkali-kali karena banyak analogi didalemnya.
Sayangnya temen-temen cewek pada gak suka band kayak gini, tau kan mereka sukanya apa? hahaha.  Tapi dulu pas jaman main facebook, bisa tau Dorks dari berbagai kota dan suka ikut kuis-kuis juga jadi semakin tau banyak tentang pwg. Dari sana juga belajar caranya belanja online karena pengen banget beli merchandise pwg :))))
I'm a 'real' dork. Kadang suka ngerasa diri aneh sih dan beda sama orang lain. Saat temen2 cewek nyanyinya lagu k-pop aku sukanya pwg. Saat mereka pakek jam tangan cantik aku pakeknya wristband/bracelet walaupun kegedean but I'm proud being a real dork.
Banyak banget lirik-lirik pwg yang bikin gak takut untuk jadi beda salah satunya I Hang Out With Zombies Without Being One of Them, The lyrics was cool as fuck hihii

Yang terakhir ini waktu main di PICA Fest 2015, aku nonton sama Teguh (usually call him Cinbro) sama Tami, walaupun besoknya UTS dan rumah jauh kami nggak peduli, pokoknya nonton. Kami gak nonton di barisan paling depan karena rawan ada yang berantem jadi kami nontonnya agak di samping. Untung Cinbro sigap narik aku sebelum sempat kena senggol orang yang berantemnya membabi buta. Makasi ya cin :p
Yang paling bikin seneng itu adalah walaupun disekeliling kami orang-orang nonton dengan biasa (tidak seheboh yang di barisan depan) tapi kami tetap bernyanyi sekeras yang kami bisa. Gak peduli mereka melihat kami dengan tatapan aneh karena kami bangga being a real dork dan kami yakin itu gak salah.

Pee Wee Gaskins tetap menginspirasi ya karena kami akan selalu ada disana menjadi blokade pengawal dari mereka yang tidak tau apa-apa. #PVIIIG #GR8INFINITY

Senin, 16 Maret 2015

Dari Pembodohan Cinta hingga Kompensasi Waktu

Aku tak tahu apakah aku masih bisa berpikir rasional atau tidak.
Kalau ini di dalam film mungkin aku sudah berbuat nekat lalu sampailah kita pada ending cerita dimana si pria sangat menyesal namun sudah terlambat.
Sayangnya hidup tak sebercanda itu..
Nyatanya aku masih hidup, bernafas dan sesak.
Keadaan seperti inilah yang membuat aku merasa begitu akrab dengan lagu-lagu Alesana,
Setiap teriakan rasanya seperti mencabik luka hingga kau tak bisa membedakan lagi apakah itu sakit atau tidak.


Sudah banyak tulisan yang memuat pembodohan cinta.
Tapi toh banyak juga yang tidak jera dan kerap kali membiarkan cinta itu masuk.
Itulah hebatnya hati manusia.

Dalam kasus ini, aku merasa sangat payah harus bersaing dengan 'lingkungan'
Bagaimana kau merasa harus menjaga pergaulanmu hingga aku terabaikan.
Bagaimana kau seolah-olah membuat aku menjadi tersangka ketika lingkungan memusuhimu.
Sementara aku seperti menutup rapat-rapat duniaku karena merasa menemukan dunia baru yang begitu nyaman. Kamu..
tapi tenang, aku tak akan membuatmu memilih siapa yang menjadi prioritasmu,
Karena pasti aku yang kalah.

Sebagai seorang pria aku ingin kau bisa tegas, Sayang.
Aku tau kita tak pernah bisa lepas dari lingkungan (kau selalu bilang ini ketika aku marah)
Aku bersyukur kau sibuk bekerja 8 jam sehari 6 kali dalam seminggu, karena kau sedang membantuku merancang masa depan kita.
Aku juga akan mengerti kesibukanmu mendukung tim sepak bola kesayanganmu.
Serta kesibukan lain yang tak bisa kau tinggalkan.

Aku janji, aku tak akan meminta banyak..
Aku tak akan melarangmu, hanya saja aku mohon beri aku kompensasi untuk setiap waktumu yang seharusnya milikku tapi kau gunakan untuk mereka.
Tak perlu buru - buru karena aku pasti menunggumu.

Ps: tapi ingat kompensasi itu adalah hutang yang kau harus penuhi :p

I love you with all my heart, Cin.

Sabtu, 07 Maret 2015

Terimakasih dan Selalu Begitu

Dibalik jendela terlihat hujan deras,
Jika orang-orang bersyukur berada dibawah atap, diam-diam aku justru sedang menyelipkan namamu dalam doa,
Mungkin kau tak pernah mengerti tentang rasa takut ini,
Mengapa aku masih terjaga hingga dini hari demi memastikan bahwa kau baik-baik saja,
Terdengar picisan memang,
tapi percayalah aku tak melakukannya pada semua orang..

Selagi aku ditempa dunia aku akan selalu berusaha memantaskan diriku untukmu,
Suatu hari nanti aku tak akan canggung lagi berbicara dengan ibumu,
Aku akan memperlakukannya seperti ibuku sendiri,
Karena kelak aku harus sesabar dan sekuat beliau dalam menghadapimu,
Percayalah aku sanggup..

Sayang, percayalah setiap masalah yang datang tak akan lebih besar dari rasa sayang yang ada.

Ps: ini dibuat pk 05.00 pagi, sesaat setelah kamu pulang dari rumahku.