Sabtu, 07 Maret 2015

Terimakasih dan Selalu Begitu

Dibalik jendela terlihat hujan deras,
Jika orang-orang bersyukur berada dibawah atap, diam-diam aku justru sedang menyelipkan namamu dalam doa,
Mungkin kau tak pernah mengerti tentang rasa takut ini,
Mengapa aku masih terjaga hingga dini hari demi memastikan bahwa kau baik-baik saja,
Terdengar picisan memang,
tapi percayalah aku tak melakukannya pada semua orang..

Selagi aku ditempa dunia aku akan selalu berusaha memantaskan diriku untukmu,
Suatu hari nanti aku tak akan canggung lagi berbicara dengan ibumu,
Aku akan memperlakukannya seperti ibuku sendiri,
Karena kelak aku harus sesabar dan sekuat beliau dalam menghadapimu,
Percayalah aku sanggup..

Sayang, percayalah setiap masalah yang datang tak akan lebih besar dari rasa sayang yang ada.

Ps: ini dibuat pk 05.00 pagi, sesaat setelah kamu pulang dari rumahku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar