Rabu, 07 September 2016

Aku tidak tau apakah kamu benar-benar mencintaiku atau tidak.
Yang aku tahu aku mencintaimu dengan semuanya aku.
Aku juga tidak tau kemana cinta kita akan berujung kelak, tapi aku akan tetap menjalaninnya seolah semua tak akan pernah berakhir.
kalaupun nanti ini semua berakhir, mungkin aku sudah sampai pada tahap mampu melepaskan genggamanku.
Pada saat itu aku mungkin sudah cukup kuat untuk memeluk diriku sendiri.
Dan kau mungkin akan menemukan wanita yang lebih dari aku.
lebih mengerti sifatmu, lebih memaklumi kebiasaan burukmu dan lebih mengayomi sifat manjamu :')

Jumat, 05 Agustus 2016

Demanding? Yes I am.

Halo, sudah lama tidak pernah menulis di blog ini dan akhirnya aku menulis lagi. Ya, back here with a bunch of pathetic stories I've never let my friend knows. I just need a blank page to express it.
That was my 20th birthday, I got super excited because I can't wait for good things to happened that day. He came to me with empty hands.
"Oh maybe he hide it on the hidden place or somewhere else" I guess
I wait until he take me to the cakery shop then let me chose what kind of cake I want for the birthday.
"No, this is not what I want" I bet
 I'm looking for surprise not choose by myself. Nggak peduli gimana hadiahmu yang aku perlu adalah aku tau bahwa kamu mempersiapkan ulang tahunku. Now all I know is no birthday surprise, no gift, and you said you don't have money because at that time you were jobless but yet you still can buy a ciggarates and you can define what kind of person you are.
My friend came with surprise and I can't hold om my tears because that time I know they are really care for me than those who is really should.
You also said you gonna spent your first sallary with me, we're gonna have toast fist on my backyard and everything was fine until you cancel it because you want to buy the football ticket.
You say I'm demanding? Well, I can say you're heartless fucking jerk.

Kamis, 14 Januari 2016

Film

Semarah-marahnya,
aku tidak akan pernah pulang tanpa pamit.
Dan kamu akan jadi orang yang selalu menjadikan pulang sebagai alasan untuk kabur dari masalah.
Karena kamu tau aku tak akan membiarkanmu pulang sebelum aku sempat meminta maaf
Karena kamu tau ketika kamu pulang aku akan melemah.
Sampai sekarang kamu masih sekeras batu bahkan ketika aku melemahkan diri untuk memohon-mohon agar kau tetap tinggal.
Semoga suatu saat nanti kekerasanmu bisa meluluh.
Maaf jika aku mengganggu waktu memontonmu. Mungkin lain kali kau tidak perlu mengajakku lagi dalam kegiatan itu.

Sabtu, 09 Januari 2016

Tak akan pernah sama lagi

Maaf saya (masih) belum bisa kembali seperti semula. Pertengkaran kemarin membuat saya harus memikirkan kembali apa yang sebenarnya saya perjuangkan.
Selama ini kamu adalah orang yang kebahagiannya selalu saya usahakan. Jauh diatas siapapun bahkan diri saya sendiri. Sekarang, sepertinya saya harus lebih banyak memikirkan hidup saya. Dengan begitu saya tidak akan membebani kamu dengan harapan 'kamu akan melakukan apa yang saya juga lakukan ke kamu'
Saya janji saya tidak akan merengek-rengek meminta kamu untuk datang menemui saya.
Saya janji saya tidak akan sebegitu mengkhawatirkan kamu, karena kamu bilang kamu sudah dewasa.
Mungkin memang porsi saya seharusnya tidak sesignifikan itu mengatur hidupmu.
Saya akan menempatkan diri saya sesuai yang kamu minta.
Semoga bisa membuatmu lebih nyaman :)

Aku cinta kamu.
-arisna